Ada Yang Belum Selesai dan Usai
Memang baru aku mengenalmu,
memang belum selama itu.
Masih banyak tanya yang belum terjawab.
Masih banyak angan yang kuharap.
Masih banyak cerita yang belum kutebak.
Masih banyak pula kata yang belum sempat terucap.
Kita sama-sama manusia yang masih menyimpan rasa,
tanpa tahu sampai kapan merahasiakannya.
Kau punya masa lalu, begitu pula aku.
Kau butuh tempat untuk berlabuh, begitu pula hatiku.
Kau seolah biasa-biasa saja, dan aku seolah baik-baik saja.
Kita hanya bersandiwara, tapi tak tahu di mana ujungnya.
Seperti ada cerita yang belum selesai,
ada kita yang belum usai.
Tak maukah kau selesaikan semuanya?
Biar tak ada lagi tanya yang menunggu jawab pasti,
biar tak ada yang merasa tersakiti.
Namun, jika bagimu semuanya sudah berakhir, ya sudah.
Biar aku yang memaknainya sendiri,
karena cerita ini sudah terlanjur terjadi.
Aku menghargainya, tapi tak akan pernah mamaksakannya kembali.
memang belum selama itu.
Masih banyak tanya yang belum terjawab.
Masih banyak angan yang kuharap.
Masih banyak cerita yang belum kutebak.
Masih banyak pula kata yang belum sempat terucap.
Kita sama-sama manusia yang masih menyimpan rasa,
tanpa tahu sampai kapan merahasiakannya.
Kau punya masa lalu, begitu pula aku.
Kau butuh tempat untuk berlabuh, begitu pula hatiku.
Kau seolah biasa-biasa saja, dan aku seolah baik-baik saja.
Kita hanya bersandiwara, tapi tak tahu di mana ujungnya.
Seperti ada cerita yang belum selesai,
ada kita yang belum usai.
Tak maukah kau selesaikan semuanya?
Biar tak ada lagi tanya yang menunggu jawab pasti,
biar tak ada yang merasa tersakiti.
Namun, jika bagimu semuanya sudah berakhir, ya sudah.
Biar aku yang memaknainya sendiri,
karena cerita ini sudah terlanjur terjadi.
Aku menghargainya, tapi tak akan pernah mamaksakannya kembali.
Komentar
Posting Komentar