Pernah

Kita pernah berjalan tapi tak beriringan.
Kita pernah melangkah tapi tak searah.
Kita pernah berlari tapi saling mendahului.
Kita pernah terjatuh tapi tak saling merengkuh.
Kita pernah bersandar tapi kita tak sadar.

Kita terlalu angkuh untuk mengakui bahwa yang hebat bukan yang kuat,
tapi yang saling memberi semangat.
Kita terlalu gengsi untuk menyadari bahwa yang sendiri bukan yang berani,
tapi yang tahu diri.

Kita bukan siapa-siapa tanpa siapa-siapa.
Kita bukan apa-apa tanpa ada apa.
Kita saling membutuhkan, tapi sering mengabaikan.
Kita saling ingin tahu, tapi seperti tak mau tahu.

Mungkin sebenarnya kita hanya tak mau kecewa.
Berusaha melindungi perasaan dan hati kita.
Sampai-sampai melupakan bahwa yang punya rasa bukan hanya kita.
Tapi kita mengelak padahal kita pernah. 

Komentar