Sedang Berada di Peraduan
Aku sedang berada di peraduan,
antara merindukan dan melupakan.
Aku masih berada di peraduan,
antara mencintai dan menjauhi.
Aku nyatanya masih berada di peraduan,
antara bertahan dan melepaskan.
Kalau kau tanya "sampai kapan?",
aku tak punya jawaban.
Sebab, kau turut menentukan.
Bila kau diam, maka aku hanya bisa memendam.
Bila kau nyatakan, mungkin aku akan mempertimbangkan.
Ini bukan tentang suasana,
ini tentang kita yang bersama, tapi tak pernah berkata apa-apa.
Ini bukan tentang rencana,
ini tentang kita yang masih meragukan rasa.
Ini bukan tentang aku yang hanya bisa menunggu,
juga bukan tentang kamu yang hanya diam membisu.
Ini tentang cerita kita yang butuh tempat untuk bermuara.
Tentang mimpi-mimpi yang butuh tempat untuk menepi.
Lalu, sampai kapan?
antara merindukan dan melupakan.
Aku masih berada di peraduan,
antara mencintai dan menjauhi.
Aku nyatanya masih berada di peraduan,
antara bertahan dan melepaskan.
Kalau kau tanya "sampai kapan?",
aku tak punya jawaban.
Sebab, kau turut menentukan.
Bila kau diam, maka aku hanya bisa memendam.
Bila kau nyatakan, mungkin aku akan mempertimbangkan.
Ini bukan tentang suasana,
ini tentang kita yang bersama, tapi tak pernah berkata apa-apa.
Ini bukan tentang rencana,
ini tentang kita yang masih meragukan rasa.
Ini bukan tentang aku yang hanya bisa menunggu,
juga bukan tentang kamu yang hanya diam membisu.
Ini tentang cerita kita yang butuh tempat untuk bermuara.
Tentang mimpi-mimpi yang butuh tempat untuk menepi.
Lalu, sampai kapan?
Komentar
Posting Komentar